Catatanrakyat.id, Tenggarong – Keberhasilan penyelenggaraan Etam Begenjoh tahun kedua di Kota Malang tak lepas dari sinergi kuat berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutai Kartanegara. Dinas Pariwisata Kukar yang menjadi motor utama acara ini mendapatkan dukungan penuh dari OPD lainnya, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta Dinas Koperasi dan UKM (DiskopUKM).
Setiap OPD memiliki peran strategis dalam menyukseskan acara. Dispora Kukar mendukung kegiatan olahraga tradisional seperti seporah dan berhempas, yang mampu menarik perhatian generasi muda dan masyarakat luas. Disdikbud turut berkontribusi dengan mengirimkan juri profesional untuk kompetisi musik daerah, menjamin kualitas dan objektivitas dalam penilaian. Sementara itu, DiskopUKM mengoordinasi penuh bazar kuliner dan kerajinan tangan yang memperkenalkan produk-produk UMKM Kukar kepada masyarakat Malang.
Acara malam ditutup dengan seremoni budaya yang menampilkan pertunjukan seni dari kelompok Dusun Putak (Loa Janan), Lentera Muara Badak, dan Olah Gubang. Masing-masing menyuguhkan keunikan seni daerah yang otentik, sekaligus memperkuat citra Kukar sebagai daerah yang kaya warisan budaya.
Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas instansi ini dan menegaskan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam pelaksanaan ke depan.
“Kami ingin tahun depan Etam Begenjoh tampil lebih atraktif dan inovatif. Harus ada sesuatu yang baru agar masyarakat luar penasaran dan tertarik datang langsung ke Kutai Kartanegara,” kata Rendi.
Partisipasi aktif komunitas mahasiswa Kukar di Malang juga memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan kali ini. Mereka menjadi jembatan antara budaya daerah dan audiens lokal, sekaligus menunjukkan kebanggaan terhadap asal daerahnya.
Etam Begenjoh bukan hanya festival budaya, tapi juga wadah untuk memperkuat identitas, memperluas jaringan promosi pariwisata, dan membangun koneksi emosional antara masyarakat Kukar dengan daerah lain di Indonesia. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan bisa digelar di berbagai kota lain guna memperluas jangkauan promosi daerah. (Adv/DiskominfoKukar)





