Penguatan Desa Lewat Visi Kukar Idaman Terbaik

Oleh catatanrakyat.id

pada Kamis, 7 Agustus 2025

Catatanrakyat.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini resmi menetapkan arah pembangunan melalui visi dan misi Kukar Idaman Terbaik. Visi tersebut dijalankan di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, dengan fokus utama memperkuat pembangunan desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal penuh implementasi visi tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pemerintahan desa menjadi penopang utama keberhasilan pembangunan daerah. Sebanyak 17 program strategis telah disiapkan untuk memastikan visi itu berjalan efektif.

Salah satu program prioritas adalah RT Ku-Terbaik, yang kini mengalami peningkatan alokasi dana signifikan. Bila sebelumnya hanya Rp50 juta, kini setiap RT mendapatkan hingga Rp150 juta untuk mendukung kebutuhan sosial, keamanan, keagamaan, infrastruktur, hingga pembaruan data kependudukan di tingkat akar rumput.

Arianto menjelaskan bahwa dana tersebut dikelola secara swakelola berdasarkan musyawarah warga RT, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Program ini bukan sekadar melanjutkan yang lama, tetapi peningkatan dari program Kukar Idaman sebelumnya. Kami siap melaksanakan mulai dari konsep hingga pengawasan di lapangan,” ujarnya, Selasa (08/07).

Untuk menguatkan efektivitas program, pemerintah daerah juga meningkatkan kapasitas Pendekar Idaman sebagai pendamping desa dan kelurahan. Peran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan LPM pun diperkuat melalui dukungan operasional agar tercipta keamanan dan pemberdayaan yang lebih optimal di tingkat komunitas.

Pembagian dana RT juga disesuaikan secara proporsional berdasarkan jumlah Kepala Keluarga (KK). Minimal alokasi Rp1 juta per KK diterapkan agar distribusi lebih merata. Selain itu, DPMD juga menggulirkan Program Rp100 Miliar Kawasan Perdesaan Idaman Terbaik untuk mendorong kerja sama antar desa dalam mengembangkan potensi wilayahnya.

Program tersebut meliputi pendampingan pemerintahan desa, penguatan fiskal melalui BKKD, infrastruktur perdesaan, peningkatan SDM, penguatan kelembagaan, hingga promosi produk BUMDes. Di sisi lain, Arianto turut menyoroti keberhasilan Program Terang Kampongku yang telah dinikmati 193 desa dan 44 kelurahan, serta Program Air Bersih Desa yang progresnya mencapai 80–90 persen.

Arianto menegaskan bahwa koordinasi dengan Bappeda akan terus diperkuat agar seluruh program berjalan tepat sasaran. “Semua program harus dikawal bersama. DPMD siap menjadi pelaksana utama dalam memastikan masyarakat desa benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Adv/DPMDKukar)

Bagikan: