Kelurahan Loa Ipuh Perkuat Penurunan Angka Stunting dengan Optimalisasi Posyandu

Oleh catatanrakyat.id

pada Kamis, 1 Mei 2025

Catatanrakyat.id, Tenggarong – Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui optimalisasi fungsi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Salah satu strategi utama yang diandalkan adalah kolaborasi erat dengan setiap Rukun Tetangga (RT) dalam pelaksanaan program tersebut.

Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, menjelaskan bahwa setiap RT di wilayahnya memperoleh bantuan anggaran sebesar Rp 50 juta sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara. Dana ini digunakan untuk mendukung kegiatan Posyandu agar lebih efektif dalam memantau dan menangani kasus stunting.

“Bantuan ini sangat membantu Posyandu untuk lebih siap dalam menjalankan perannya, termasuk dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala,” ujar Erri pada Rabu (30/04).

Erri menambahkan bahwa angka stunting di wilayah Loa Ipuh menunjukkan tren positif dengan penurunan yang signifikan dalam dua tahun terakhir. “Sejak 2023 hingga 2024, tercatat kurang dari 20 kasus stunting, dengan sebagian besar berasal dari warga pendatang yang baru menetap di Loa Ipuh. Kelurahan ini kini memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Tenggarong,” jelasnya.

Kelurahan Loa Ipuh juga menargetkan nol kasus stunting pada tahun 2025, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak untuk mencapainya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam mempercepat penanganan stunting melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat paling dasar.

“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Ketika didukung oleh RT dan dana yang memadai, maka perannya dalam mencegah dan menanggulangi stunting akan jauh lebih optimal,” kata Arianto.

Arianto juga menegaskan bahwa DPMD akan terus memantau dan memberikan pendampingan agar program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata di masyarakat.

Dengan langkah ini, Kelurahan Loa Ipuh berharap dapat mencapai angka nol kasus stunting pada 2025, serta memberikan kontribusi besar dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Bagikan: