Catatanrakyat.id, Tenggarong – Festival budaya dan musik Koba Fest 2 yang digelar di eks Lapangan Pesawat, Kecamatan Kota Bangun, membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Plt. Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama sektor UMKM di wilayahnya.
Dalam pernyataannya pada Kamis (26/6/2025), Abdul Karim mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat setidaknya ada 60 tenda UMKM yang berpartisipasi selama pelaksanaan acara, termasuk 10 tenda yang berasal dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kota Bangun. Bahkan, beberapa pelaku usaha kecil menengah berinisiatif membuka lapak secara mandiri karena tingginya animo pengunjung.
“Peminat dari kalangan pelaku UMKM sangat tinggi. Setiap malam, area sekitar lapangan penuh sesak dengan pengunjung. Terutama malam penutupan, eks Lapangan Pesawat benar-benar dipenuhi ribuan penonton,” kata Abdul Karim.
Ia menyebut bahwa kegiatan ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata, terutama bagi para pelaku usaha kecil. Lonjakan jumlah pengunjung setiap malam, terutama saat malam puncak yang menampilkan artis nasional Tri Suaka, mendorong peningkatan transaksi jual beli dan konsumsi produk lokal.
Lebih jauh, Abdul Karim menilai bahwa Koba Fest 2 menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan pelaku UMKM menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk hiburan tapi juga sebagai strategi peningkatan pendapatan masyarakat.
“Ini adalah momentum yang bagus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pedagang kecil, kuliner, hingga kerajinan tangan,” ucapnya.
Abdul Karim juga mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Ia menyebutkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan menjadi faktor penting keberhasilan acara.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman, tanpa gangguan yang berarti,” ujarnya.
Ia pun berharap agar Koba Fest terus digelar setiap tahun dan diperluas ke kecamatan-kecamatan lain agar manfaat ekonomi ini bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat Kukar.
“Semoga tahun depan bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKukar)





