Teknologi Ambil Peran, ATCS Bantu Dishub Kutim Kurangi Antrean di Persimpangan Kota

Oleh catatanrakyat.id

pada Sabtu, 22 November 2025

Catatanrakyat, Kutim – Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur (Dishub Kutim) terus memanfaatkan teknologi Area Traffic Control System (ATCS) sebagai instrumen utama dalam mengurai antrean kendaraan di sejumlah persimpangan strategis Kota Sangatta.

Sistem ini memungkinkan pengendalian lalu lintas dilakukan secara terpusat dan responsif terhadap kondisi lapangan.

ATCS dirancang untuk memantau kepadatan arus kendaraan melalui kamera dan sensor yang terhubung langsung ke pusat kendali.

Melalui sistem tersebut, petugas dapat menyesuaikan durasi lampu lalu lintas secara dinamis sesuai volume kendaraan, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Kutim, Zulkarnain, mengatakan bahwa pendekatan berbasis teknologi memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan.

“Dengan ATCS, penanganan antrean bisa dilakukan lebih cepat karena petugas melihat kondisi persimpangan secara langsung dan mengambil keputusan berbasis data,” ujarnya.

Penerapan sistem ini menjadi solusi atas keterbatasan metode konvensional yang mengandalkan pengaturan manual.

ATCS dinilai lebih adaptif terhadap perubahan situasi lalu lintas yang fluktuatif, terutama di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi.

Dishub Kutim mencatat bahwa antrean panjang kerap terjadi akibat pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah dalam waktu bersamaan.

Zulkarnain menegaskan bahwa optimalisasi teknologi ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang membangun lalu lintas yang tertib dan efisien.

“ATCS bukan hanya alat pengatur lampu, tetapi sistem pendukung keputusan agar lalu lintas kota bisa dikelola lebih presisi,” jelasnya.

Selain mengurangi antrean, ATCS juga membantu petugas dalam mendeteksi potensi gangguan, seperti kendaraan mogok atau kepadatan tidak normal.

Informasi tersebut memungkinkan penanganan dilakukan sebelum hambatan berkembang lebih besar.

Dishub Kutim berkomitmen memperluas penerapan ATCS secara bertahap ke simpang lain yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.

Langkah ini diharapkan memperkuat sistem transportasi perkotaan yang aman dan berkelanjutan.

Melalui pemanfaatan teknologi lalu lintas modern, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis mobilitas masyarakat dapat terus terjaga seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial di Sangatta. (ADV)

Bagikan: