SPBE Kukar Jadi Pijakan Pemerintahan Digital, Diskominfo Siapkan Dashboard Layanan Publik

Oleh catatanrakyat.id

pada Selasa, 15 Juli 2025

Foto : SPBE Kukar Jadi Pijakan Pemerintahan Digital, Diskominfo Siapkan Dashboard Layanan Publik. (Istimewa)
Foto : SPBE Kukar Jadi Pijakan Pemerintahan Digital, Diskominfo Siapkan Dashboard Layanan Publik. (Istimewa)

Catatanrakyat.id, Tenggarong – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong percepatan integrasi sistem digital antar instansi melalui penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Upaya ini dimatangkan dalam kegiatan sosialisasi pada Selasa (15/7/2025) yang menghadirkan tim konsultan dari PT Digitama Sinergi Indonesia.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Ery Hariyono, menjelaskan bahwa dokumen arsitektur SPBE disusun berdasarkan pemetaan menyeluruh terhadap proses bisnis di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dari situ kita buat peta jalan untuk lima tahun ke depan. Apa saja yang perlu dibenahi, dikembangkan, dan dihubungkan antar sistem,” jelasnya.

Menurut Ery, tujuan utamanya adalah mewujudkan sistem pemerintahan yang efisien dan saling terhubung. Salah satu contoh konkret efisiensi tersebut adalah sistem beasiswa yang kini sudah terintegrasi.

“Dulu terpisah, sekarang beasiswa dari KESRA, BKPSDM, dan Disdik semua lewat satu aplikasi. Lebih rapi dan mudah diakses,” ujarnya.

Ke depan, Diskominfo Kukar juga tengah menyiapkan dashboard layanan publik. Saat ini dashboard tersebut masih dalam tahap uji coba internal di lingkungan OPD, namun direncanakan akan dibuka untuk masyarakat dan mahasiswa agar mereka bisa memantau dan mengakses berbagai layanan secara real-time.

“Kalau semua layanan sudah terintegrasi, cukup satu kali input data, hasilnya bisa dipakai lintas instansi. Lebih cepat dan efisien,” tegas Ery.

Dengan Kukar menjadi salah satu lokus implementasi SPBE 2025 oleh KemenPANRB, langkah-langkah strategis ini menjadi penting untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap era digital. Selain itu, sistem yang terintegrasi juga dapat menjadi alat monitoring dan evaluasi kinerja yang lebih akurat.

Transformasi digital di lingkungan Pemkab Kukar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi birokrasi, tetapi juga memperkuat transparansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan: