Shalat Idul Adha di Masjid Al Qadar: Dafip Haryanto Serukan Sinergi Warga Kukar Wujudkan “KUKAR IDAMAN TERBAIK”

Oleh catatanrakyat.id

pada Sabtu, 7 Juni 2025

Foto : Aksi Sosial Korpri Kukar Bagikan Daging Kurban ke 225 Penerima Manfaat. (Istimewa)
Foto : Aksi Sosial Korpri Kukar Bagikan Daging Kurban ke 225 Penerima Manfaat. (Istimewa)

Catatanrakyat.id, Tenggarong – Masjid Al Qadar di Kutai Kartanegara dipenuhi atmosfir haru pada Jumat (6/6/2025) ketika Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dafip Haryanto, memimpin shalat Idul Adha. Ribuan umat muslim berkumpul, menciptakan panorama persaudaraan yang kuat. Agenda pagi itu bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan ajang pembumian nilai pengorbanan dan soliditas sosial yang dinilai sangat relevan dalam akselerasi pembangunan daerah.

Prosesi dimulai dengan laporan pengurus masjid terkait penyembelihan hewan kurban yang direncanakan Sabtu (7/6/2025). Tiga ekor sapi dan empat ekor kambing disiapkan, simbol betapa masyarakat siap berbagi rezeki. Dalam amanatnya, Dafip mengutip pesan Bupati Edi Damansyah bahwa kurban memiliki filosofi melampaui dimensi materi.

“Pengorbanan yang sesungguhnya melibatkan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemaslahatan bersama,” tegasnya, menempatkan ibadah kurban sebagai energi moral untuk mendorong kebijakan publik.

Ia menyoroti bagaimana implementasi “KUKAR IDAMAN TERBAIK” menuntut sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sikap rela berkorban dinilai membangun mental tangguh dan solidaritas sosial—dua komponen utama keberhasilan berbagai program seperti penguatan koperasi desa, modernisasi pertanian, dan peningkatan layanan kesehatan.

Dafip juga mengingatkan agar perbedaan pandangan politik tidak menjadi jurang pemisah. Menurutnya, kepentingan besar Kukar jauh lebih penting daripada sekat-sekat sempit: kebersamaanlah yang menentukan kualitas pembangunan.

Sambutan tertulis Bupati Edi Damansyah menegaskan kembali hal itu. Ia meminta warga Kukar menggunakan momentum Idul Adha untuk memperteguh persatuan dan memohon ridha Allah SWT dalam tiap langkah pembangunan.

“Mari kita tingkatkan ketulusan dan kepedulian dalam beribadah, sehingga ketaatan kita kepada Allah SWT semakin bertambah,” tutupnya.

Perayaan Idul Adha di Masjid Al Qadar kali ini menjadi peristiwa bermakna ganda. Selain menunaikan kewajiban keagamaan, jamaah diberikan narasi kebangsaan dan pembangunan yang inklusif.

Kehadiran tokoh pemerintah mempertegas relasi harmonis antara negara dan umat, sekaligus mengajak semua elemen untuk menanamkan jiwa pengorbanan dalam kegiatan sehari-hari. Dengan fondasi ini, harapan besar terhadap “KUKAR IDAMAN TERBAIK” bukan sekadar slogan, tetapi visi bersama yang diwujudkan melalui kerja nyata, solidaritas, dan doa yang tulus. (Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan: