Sawit dan Perikanan Jadi Penopang Utama Ekonomi Desa Kedang Murung

Oleh catatanrakyat.id

pada Kamis, 18 September 2025

Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kedang Murung terus mengandalkan sektor perkebunan sawit dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat. Kondisi geografis desa yang didominasi rawa membuat pertanian padi sulit dikembangkan, sehingga dua sektor tersebut menjadi pilihan paling stabil bagi warga. Kepala Desa Junaidy menegaskan bahwa pemanfaatan potensi lokal harus dioptimalkan agar masyarakat memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Menurut Junaidy, sekitar 65 persen lahan desa berupa dataran rendah atau rawa, sehingga padi tidak bisa tumbuh maksimal. Hal ini membuat desa lebih fokus pada sektor sawit dan perikanan yang selama ini terbukti memberikan hasil. Sawit menjadi penopang utama pendapatan masyarakat, sementara perikanan dari sungai dan danau mendukung kebutuhan pangan harian. Kombinasi keduanya dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi desa.

Selain ekonomi, pemerintah desa juga melibatkan pemuda dalam pengelolaan hasil dan pemasaran produk lokal. Generasi muda diberi ruang untuk berpartisipasi, baik dalam aktivitas produksi maupun kegiatan sosial ekonomi lainnya. Junaidy menilai peran pemuda sangat penting agar pembangunan desa berjalan berkesinambungan. Keterlibatan mereka menjadi fondasi bagi penguatan ekonomi jangka panjang.

Dukungan pemerintah daerah juga menjadi harapan besar bagi Kedang Murung. Program “Kukar Idaman Terbaik” yang digagas Kabupaten Kutai Kartanegara diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan. Menurut Junaidy, kolaborasi antara desa dan pemerintah kabupaten sangat diperlukan agar strategi yang dibuat berjalan efektif.

Junaidy juga menekankan bahwa peningkatan infrastruktur tetap menjadi bagian penting dari pengembangan ekonomi. Akses jalan dan sarana transportasi yang baik sangat dibutuhkan untuk memperlancar distribusi hasil sawit dan perikanan. Ketergantungan masyarakat pada dua sektor ini membuat kelancaran mobilitas menjadi faktor utama dalam mendukung kesejahteraan warga.

Ia optimis pemanfaatan potensi lokal dapat mengangkat ekonomi masyarakat, meskipun keterbatasan lahan menjadi tantangan utama. Dengan strategi yang tepat, dukungan pemerintah daerah, dan keterlibatan pemuda, Junaidy yakin Desa Kedang Murung dapat berkembang lebih maju. “Kami ingin ekonomi desa tetap stabil dan bisa berkembang ke depan,” ujarnya menutup pembahasan. (Adv/DPMDKukar)

Bagikan: