Catatanrakyat.id, Tenggarong – Dalam momen perayaan Iduladha 1446 Hijriah yang jatuh pada tahun 2025, masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) turut merasakan berkah dari pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 800 kilogram untuk disalurkan di wilayah tersebut.
Bantuan sapi jumbo tersebut secara langsung diserahkan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, kepada pengurus Masjid Agung Sultan Sulaiman, masjid terbesar dan salah satu ikon religius di Kukar.
“Distribusi menyebar ke seluruh kecamatan di Kukar, termasuk tempat ibadah,” ungkap Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, saat ditemui di Tenggarong, membenarkan bahwa penyaluran hewan kurban tahun ini juga mencakup bantuan dari pemerintah pusat.
Sapi bantuan dari Presiden Prabowo merupakan jenis limosin dengan bobot hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata sapi bali bantuan dari Pemkab Kukar yang seberat 400 kilogram. Hal ini tentu menjadi perhatian dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kukar, khususnya jamaah Masjid Agung Sultan Sulaiman yang menerima langsung hewan kurban tersebut.
Di luar bantuan dari Presiden, Pemkab Kukar juga menyalurkan sebanyak 151 ekor sapi lainnya, terdiri dari 150 sapi bali dan satu sapi limosin, ke berbagai kecamatan. Hewan-hewan tersebut disebar ke masjid, musala, langgar, dan pondok pesantren sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan kurban.
Meski demikian, Dendi mengungkapkan bahwa permintaan bantuan tahun ini masih jauh lebih tinggi dari kemampuan pemerintah daerah. “Jumlah pemohon bantuan kurban mencapai sekitar 300, namun kita hanya bisa memenuhi 152 ekor sapi, jumlah yang sama dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Ia berharap partisipasi Presiden Prabowo dapat menjadi teladan dan dorongan bagi pihak lain untuk turut berkontribusi. “Semoga ini bisa jadi motivasi buat warga Kukar agar semangat berbagi lewat kurban,” tambah Dendi.
Kehadiran bantuan dari Presiden menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan dan keadilan sosial melalui momen keagamaan seperti Iduladha. (Adv/DiskominfoKukar)





