Catatanrakyat.id, Tenggarong – Selain menjadi ajang seleksi akhir peserta MTQ, kegiatan yang digelar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Sabtu (26/4/2025) di Hotel Elty Singgasana juga diisi dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2025.
Rakerda ini menjadi momentum strategis untuk menyusun dan memperkuat program-program pengembangan Al-Qur’an di seluruh wilayah Kukar. Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa Rakerda kali ini memfokuskan diri pada konsolidasi pembinaan berkelanjutan dan pelibatan aktif seluruh kecamatan.
“Kita ingin setiap kecamatan mewajibkan pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan. Ini penting agar pembinaan bisa dimulai dari tingkat paling bawah,” ujar Sunggono.
Selain itu, Rakerda juga membahas penguatan pembangunan Rumah Tahfiz, serta integrasi pembinaan TPA/TPQ dalam program Gerakan Etam Mengaji. Inisiatif ini merupakan upaya mendorong kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sejak usia dini, sekaligus meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan anak-anak di daerah.
“Pembinaan harus terstruktur, mulai dari kampung, kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten. Kita ingin regenerasi qari-qariah dan hafiz-hafizah terus berjalan, dan tidak hanya berhenti pada event-event seremonial,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan Rakerda ini, LPTQ Kukar juga menghadirkan tim profesional dari LPTQ Kaltim dan PPTI Jakarta. Keterlibatan pihak eksternal ini tidak hanya dalam proses seleksi peserta MTQ, tetapi juga untuk memberi masukan dan evaluasi terhadap efektivitas program pembinaan Al-Qur’an yang dijalankan selama ini.
Komitmen LPTQ Kukar dalam membangun generasi Qur’ani melalui penguatan program kerja dan seleksi berbasis kualitas menjadi fondasi kuat dalam mempertahankan prestasi Kukar sebagai juara umum MTQ Kaltim selama enam tahun berturut-turut.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, dan masyarakat, harapan untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing tinggi di tingkat provinsi maupun nasional semakin nyata. (Adv/DiskominfoKukar)





