Program Stunting Berbuah Hasil, Muara Wis Tembus Lima Besar Tingkat Regional

Oleh catatanrakyat.id

pada Sabtu, 23 Agustus 2025

Rapat di Kantor Desa Muara Wis

Catatanrakyat.id, KUTAI KARTANEGARA – Desa Muara Wis di Kabupaten Kutai Kartanegara kembali mencatat capaian positif lewat keberhasilannya masuk dalam lima besar regional tengah pada program penanganan stunting. Informasi tersebut disampaikan perwakilan Kementerian Desa PDTT, Nofyan, saat melakukan verifikasi lapangan sekaligus pemeriksaan administrasi di Kantor Desa Muara Wis pada Kamis (21/8/2025).

Nofyan menjelaskan bahwa pemilihan desa terbaik telah berlangsung sejak Juli melalui proses seleksi secara daring. Dari puluhan peserta, terpilih 15 desa yang melaju ke tahap berikutnya, dan Muara Wis berhasil bertahan hingga berada di posisi lima besar. Tahap verifikasi ini menjadi penentu menjelang penyerahan penghargaan yang dijadwalkan diberikan Wakil Presiden RI di Istana Negara pada awal September.

Camat Muara Wis, Fadhli Annur, menyampaikan bahwa wilayahnya merupakan salah satu lokus dengan jumlah kasus stunting cukup tinggi di Kutai Kartanegara. Sejumlah balita bahkan harus mendapatkan penanganan intensif di RSUD AM Parikesit Tenggarong. Ia menambahkan bahwa kecamatan tersebut memiliki tujuh desa, termasuk Muara Enggelam yang berada di kawasan tanpa daratan.

Fadhli menegaskan perlunya kolaborasi seluruh pihak dalam menekan angka stunting. Ia mendorong PKK, Posyandu, dan satuan pendidikan untuk aktif dalam pendampingan balita. Setiap camat, sekcam, hingga kepala UPT pendidikan juga diminta menjadi Bapak dan Bunda Asuh bagi balita terdampak stunting.

Selain intervensi kesehatan, pemerintah kecamatan terus memperkuat pemberdayaan masyarakat, terutama melalui penguatan Posyandu dalam pemantauan rutin tumbuh kembang anak.

Kepala Desa Muara Wis, Kasmir, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak hingga desanya dapat mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional. Muara Wis yang memiliki 608 kepala keluarga, menurutnya, bangga bisa dikunjungi langsung oleh tim dari Kemendes PDTT.

Pencapaian ini dinilai sebagai bukti kerja sama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait dalam mencegah stunting. Warga berharap penghargaan yang akan diberikan di Jakarta nanti dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas hidup generasi di masa mendatang.

Bagikan: