Catatanrakyat, Kutim — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Sangatta Utara menempatkan kegiatan kepramukaan sebagai instrumen utama dalam penguatan pendidikan karakter.
Program ini dijalankan secara berkesinambungan untuk menanamkan disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab pada siswa sejak dini.
Pramuka dipandang sebagai ruang belajar nonformal yang melengkapi pembelajaran di kelas.
Melalui kegiatan lapangan, siswa dibiasakan mengikuti aturan, bekerja sama, dan menghargai peran sesama anggota regu.
Kepala SD Negeri 4 Sangatta Utara, Heri Junaidi, menyatakan bahwa Pramuka memberi dampak nyata terhadap pembentukan sikap siswa.
“Anak-anak belajar disiplin dan tanggung jawab dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Untuk menunjang kegiatan, sekolah telah dilengkapi perlengkapan Pramuka seperti tenda dan peralatan lapangan yang merupakan bantuan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kegiatan Pramuka dirancang melatih kepemimpinan dan komunikasi siswa. Anak-anak didorong untuk aktif berpendapat, memimpin regu, serta menyelesaikan tantangan bersama.
Heri menambahkan bahwa pendekatan praktik membuat nilai-nilai karakter lebih mudah tertanam.
“Interaksi langsung di lapangan sangat efektif membentuk sikap positif siswa,” katanya.
Selain Pramuka, sekolah juga menanamkan disiplin melalui rutinitas harian seperti upacara bendera, piket kelas, dan kegiatan kebersihan lingkungan.
Orang tua siswa merespons positif program ini karena dinilai mampu membentuk perilaku anak yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.
Dengan menjadikan Pramuka sebagai pilar pendidikan karakter, SDN 4 Sangatta Utara berharap dapat mencetak generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. (ADV)





