Catatan Rakyat, Kutim – Kerentanan kebakaran di permukiman padat penduduk di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus meningkat seiring bertambahnya kepadatan hunian.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutim mendorong penguatan pencegahan dini sebagai langkah utama melindungi keselamatan warga.
Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Kutim, Adriansyah, menyampaikan bahwa pola permukiman rapat tanpa jarak aman memperbesar potensi kebakaran meluas.
“Di permukiman padat, kebakaran bisa membesar dalam waktu sangat singkat,” ujar Adriansyah.
Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan penggunaan peralatan rumah tangga yang aman dinilai sebagai langkah sederhana namun sangat efektif.
Menurut Adriansyah, masih banyak warga yang menganggap kebakaran sebagai risiko kecil, padahal dampaknya bisa sangat besar.
Kurangnya kesadaran ini menjadi tantangan utama dalam upaya pengurangan risiko kebakaran.
“Kesadaran warga adalah kunci utama pencegahan kebakaran di kawasan padat,” tegasnya.
Damkarmat Kutim juga mendorong pemanfaatan alat pemadam sederhana di rumah tangga serta pelatihan evakuasi mandiri.
Selain edukasi, Damkarmat memberikan rekomendasi penataan lingkungan agar jalur akses tetap terbuka dan tidak terhalang bangunan.
Adriansyah menegaskan bahwa pencegahan dini merupakan investasi keselamatan jangka panjang dan jika warga dan pemerintah bergerak bersama, risiko kebakaran di permukiman padat Kutai Timur dapat ditekan secara signifikan.(ADV)





