Kutai Kartanegara – Desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, terus menata diri sebagai desa wisata unggulan dengan dukungan penuh dari pemudanya. Kepala Desa Sangkuliman, Suhaimi, mengatakan bahwa peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sangat vital dalam menggerakkan berbagai program pengembangan wisata. Mereka tidak hanya menjaga kebersihan dan menata kawasan, tetapi juga aktif mempromosikan potensi lokal kepada pengunjung.
Menurut Suhaimi, antusiasme pemuda menjadi energi besar bagi desa untuk berkembang lebih cepat. Wisata Sangkuliman sendiri dikenal memiliki pemandangan alam yang indah, lingkungan tertata rapi, serta budaya masyarakat yang ramah. Desa juga pernah mendapatkan pelatihan pengemasan produk oleh-oleh khas dari pemerintah provinsi guna meningkatkan nilai ekonomi pariwisata.
Dalam upaya memperkuat daya tarik wisata, Desa Sangkuliman menjalin kerja sama dengan Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) untuk pendampingan. Suhaimi menilai kerja sama tersebut penting agar pengembangan wisata bisa dilakukan dengan pendekatan profesional. “Kami ingin wisata tidak berhenti di pemandangan saja, tapi juga memberi dampak ekonomi berupa UMKM desa,” tuturnya.
Desa Sangkuliman juga mendapatkan dukungan dari program Kukar Idaman Terbaik yang memberikan bantuan perahu dan alat tangkap bagi nelayan. Bantuan ini bukan hanya memperkuat sektor perikanan, tetapi juga menambah daya tarik wisata sungai yang kini menjadi salah satu unggulan desa. Sinergi ini membuat pengembangan wisata berjalan lebih komprehensif.
Selain itu, desa juga menerima hibah perahu wisata dari Dinas Pariwisata Provinsi. Perahu tersebut digunakan untuk melayani wisatawan yang ingin menikmati perjalanan sungai. Pengelolaannya dilakukan bersama antara pemerintah desa dan Pokdarwis agar pemuda tetap terlibat aktif dalam kegiatan wisata.
Dengan dukungan berbagai pihak dan semangat generasi muda, Suhaimi optimistis Desa Sangkuliman dapat dikenal luas sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Ia berharap sektor wisata yang tumbuh akan memberikan dampak langsung berupa peningkatan perekonomian masyarakat. (Adv/DPMDKukar)





