Catatanrakyat.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bergerak cepat menyikapi bencana tanah longsor yang melanda kawasan Gunung Pegat di RT 35 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Dalam bencana tersebut, tujuh rumah warga terdampak, lima di antaranya mengalami kerusakan berat.
Sebagai upaya penanganan jangka panjang, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyatakan bahwa relokasi merupakan langkah paling tepat untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga. Dinas Perumahan dan Permukiman telah menyiapkan lahan relokasi seluas 1,3 hektare di belakang RSUD AM Parikesit yang sebelumnya diperuntukkan bagi warga di sepanjang Sungai Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang.
“Jika memungkinkan, warga ini akan direlokasi ke sana. Tapi saya juga sudah minta Dinas PU, Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pertanahan untuk menyiapkan alternatif lahan tambahan. Kami ingin membangun rumah yang layak dan aman bagi masyarakat,” tegas Bupati Aulia, Rabu (2/7/2025).
Ia menegaskan bahwa Pemkab tidak akan tinggal diam dalam menghadapi bencana seperti ini. Pemerintah akan terus berupaya memberikan solusi terbaik bagi warga, termasuk dalam hal penyediaan hunian yang memadai.
“Pemkab Kutai Kartanegara tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mengupayakan yang terbaik, terutama dalam memberikan tempat tinggal yang layak dan aman untuk masyarakat,” ungkapnya.
Langkah antisipatif lainnya juga disiapkan dengan menekankan pentingnya peran mitigasi dalam penanggulangan bencana. Hal ini menjadi pembelajaran penting bagi Pemkab dan masyarakat untuk lebih siap menghadapi ancaman bencana ke depan.
Selain relokasi, evaluasi terhadap kawasan rawan bencana juga menjadi perhatian Pemkab. Dengan begitu, kejadian serupa diharapkan tidak terulang, dan keselamatan masyarakat bisa lebih terjamin dalam jangka panjang.
Rencana ini mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak, termasuk OPD teknis yang kini tengah meninjau potensi lokasi baru dan kesiapan infrastruktur pendukung relokasi warga terdampak. (Adv/DiskominfoKukar)





