Pemetaan Risiko Diperluas, Damkar Kutim Susun Dasar Perencanaan Layanan

Oleh catatanrakyat.id

pada Rabu, 3 Desember 2025

Catatan Rakyat, Kutim – Perencanaan layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini diarahkan pada pendekatan berbasis risiko.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutim memperluas pemetaan risiko kebakaran sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pembangunan layanan ke depan.

Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Kutim, Adriansyah, menegaskan bahwa perencanaan layanan tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan konvensional.

Data kerawanan diperlukan agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

“Pemetaan risiko menjadi fondasi agar perencanaan layanan dalam penyelamatan kebakaran tidak meleset,” ujar Adriansyah.

Melalui pemetaan ini, setiap desa akan memiliki profil risiko kebakaran yang mencerminkan kondisi geografis, kepadatan penduduk, serta potensi sumber api.

Pendekatan berbasis data juga dinilai mampu mengurangi kesenjangan layanan antar wilayah mengingat wilayah Kutai Timur yang sangat luas.

Desa dengan risiko tinggi dapat lebih dahulu memperoleh dukungan sarana, sementara wilayah berisiko rendah difokuskan pada penguatan pencegahan.

“Dengan dasar data yang kuat, perencanaan menjadi lebih adil dan terukur,” tegas Adriansyah.

Damkarmat Kutim merencanakan sinkronisasi data kerawanan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) agar perencanaan selaras dengan kondisi demografis dan geografis.

Selain pembangunan pos dan sarana, hasil pemetaan juga akan digunakan untuk menyusun agenda edukasi dan mitigasi kebakaran berbasis kebutuhan wilayah.

Melalui perluasan pemetaan risiko, Damkarmat Kutim optimistis perencanaan layanan kebakaran ke depan akan lebih efektif, efisien, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kutim.(ADV)

Bagikan: