Nutuk Beham Festival 2025: Sarana Edukasi Budaya untuk Generasi Muda dan Daya Tarik Wisata Kutai Kartanegara

Oleh catatanrakyat.id

pada Rabu, 7 Mei 2025

Foto : Nutuk Beham Festival 2025: Sarana Edukasi Budaya untuk Generasi Muda dan Daya Tarik Wisata Kutai Kartanegara. (Istimewa)
Foto : Nutuk Beham Festival 2025: Sarana Edukasi Budaya untuk Generasi Muda dan Daya Tarik Wisata Kutai Kartanegara. (Istimewa)

CatatanRakyat.id, Tenggarong – Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, tengah bersiap menyambut gelaran Nutuk Beham Festival Budaya Kutai Adat Lawas yang akan berlangsung pada 9–11 Mei 2025. Festival budaya ini menjadi momen penting bagi masyarakat lokal untuk melestarikan tradisi adat warisan leluhur yang kaya nilai spiritual dan sosial.

Nutuk Beham adalah tradisi adat masyarakat Kutai sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen padi. Prosesi ini tidak sekadar ritual, tetapi mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta yang sudah diwariskan turun-temurun sejak lama.

Dalam peninjauan persiapan acara pada Selasa (6/5/2025), Sekretaris Camat Kota Bangun Darat, Iwan Hermawan, bersama Kepala Seksi Pemerintahan dan Kepala Seksi PMD, memastikan semua kebutuhan dan sarana prasarana acara telah disiapkan dengan baik.

“Mari hadiri dan ramaikan acara Nutuk Beham. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal,” ujar Iwan Hermawan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi.

Menurut Iwan, meski festival ini diinisiasi oleh pemerintah desa, pelaksanaannya melibatkan dukungan aktif dari tiga OPD di Kutai Kartanegara, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pariwisata.

“Ketiga OPD ini berperan dalam pelaksanaan teknis dan produksi acara. Sehingga kegiatan bisa berjalan dengan maksimal,” katanya.

Rangkaian acara Nutuk Beham Festival tidak hanya menyuguhkan prosesi adat, tetapi juga pertunjukan tari tradisional, pameran hasil kerajinan lokal, serta permainan rakyat yang menghibur dan edukatif. Kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa bangga di kalangan generasi muda terhadap budaya daerah mereka sendiri.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ini diyakini bisa menjadi daya tarik wisata unggulan di Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah berharap acara ini dapat berkembang menjadi event berskala lebih besar yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

“Kami berharap, Nutuk Beham Festival Budaya Kutai Adat Lawas tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya. Tetapi juga berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar, menarik lebih banyak wisatawan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif,” tutup Iwan. (Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan: