Kelurahan Maluhu Kukar Rayakan HUT ke-55, Bukti Ketahanan Budaya di Tengah Modernisasi

Oleh catatanrakyat.id

pada Sabtu, 12 April 2025

Foto : Kelurahan Maluhu Kukar Rayakan HUT ke-55, Bukti Ketahanan Budaya di Tengah Modernisasi. (Istimewa)
Foto : Kelurahan Maluhu Kukar Rayakan HUT ke-55, Bukti Ketahanan Budaya di Tengah Modernisasi. (Istimewa)

Catatanrakyat.idTenggarong – Kelurahan Maluhu di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 dengan semarak yang sarat makna. Acara ini menjadi bukti nyata ketahanan budaya masyarakat di tengah gempuran modernisasi yang kian pesat.

Minggu malam (11/5/2025), pembukaan resmi digelar di Panggung Sasana Krida Bhakti dengan suguhan beragam kesenian tradisional seperti tari jepen dan pertunjukan kuda kepang. Dua seni budaya ini merupakan warisan leluhur yang masih lestari dan terus dijaga oleh warga Maluhu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, hadir secara langsung untuk membuka perayaan ini. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif warga yang tak henti-hentinya merawat nilai-nilai budaya di tengah tantangan zaman.

“Alhamdulillah saya hari ini bisa membersamai warga Kelurahan Maluhu yang sedang berulang tahun ke-55. Kegiatan ini patut kita apresiasi karena warganya bisa mempertahankan kearifan lokal serta menjaga kebersamaan dan sinergitas dalam membangun,” ungkap Sunggono.

Lebih lanjut, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga atas usia Kelurahan Maluhu yang genap 55 tahun. Harapannya, Maluhu bisa terus menjadi teladan bagi kelurahan lain dalam hal pelestarian budaya dan keharmonisan sosial.

Tema “Semarak HUT Maluhu 2025” yang diangkat pada perayaan kali ini, menurut Sunggono, sangat mencerminkan karakter masyarakat setempat yang aktif, kreatif, dan penuh semangat gotong royong. Ia menilai acara seperti ini penting untuk terus digelar sebagai penguat jalinan sosial dan identitas lokal.

“Semua ini membuktikan bahwa Maluhu tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga tumbuh kuat dari semangat kebersamaan dan budayanya,” tegasnya.

Tak hanya menampilkan seni budaya, rangkaian acara HUT ke-55 ini juga diisi dengan kegiatan lain seperti pawai budaya, syukuran tumpeng, pentas seni lokal, hingga berbagai perlombaan olahraga. Semua kegiatan ini dirancang oleh panitia setempat dengan melibatkan seluruh lapisan warga.

Perayaan ini menjadi cermin keberhasilan Kelurahan Maluhu dalam menjaga harmoni antara kemajuan pembangunan dan pelestarian budaya. Kehadiran para pejabat daerah seperti Sekda Kukar pun menegaskan dukungan pemerintah terhadap upaya pelestarian budaya lokal di tingkat kelurahan.

Sebagai kelurahan yang tengah berkembang, Maluhu membuktikan bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan warisan budaya. Justru, tradisi menjadi pondasi penting bagi terciptanya masyarakat yang berdaya dan beridentitas kuat di tengah arus globalisasi. (Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan: