Kecamatan Sebulu Siap Lindungi Inovasi Desa Lewat HAKI

Oleh catatanrakyat.id

pada Jumat, 21 November 2025

TENGGARONG – Kecamatan Sebulu Kian Mantap Bawa Inovasi Desa ke HAKI. Langkah Kecamatan Sebulu dalam ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2025 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menjadi sorotan. Berbagai terobosan yang lahir dari desa-desa di wilayah ini tak hanya mengantarkan mereka meraih prestasi, tetapi juga menunjukkan kesiapan untuk membawa inovasi desa menuju Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Prestasi tersebut merupakan hasil kerja panjang posyantek dan warga yang terus mengembangkan teknologi sesuai kebutuhan lokal. Mulai dari pengolahan hasil tani hingga pemanfaatan tanaman obat, Sebulu membuktikan diri sebagai kecamatan yang serius membangun ekosistem inovasi.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal berkomitmen mempersembahkan karya terbaik dalam kompetisi TTG tahun ini. Menurutnya, seluruh inovasi lahir dari persoalan riil masyarakat sehari-hari. “Alhamdulillah, kami selalu berupaya memberikan kontribusi melalui inovasi yang benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujarnya.

Salah satu karya yang menarik perhatian juri adalah teknologi pengolahan padi yang lebih efisien. Selain itu, obat-obatan herbal berbahan tanaman lokal juga mencuri perhatian karena dinilai memiliki nilai ekonomi sekaligus menjaga kearifan lokal. Deretan inovasi ini menjadi bukti bahwa desa-desa di Sebulu terus bergerak mengikuti perkembangan zaman.

Edy berharap karya-karya tersebut tidak berhenti pada panggung lomba. Ia menekankan pentingnya legalitas agar inovasi desa memiliki perlindungan resmi melalui pendaftaran HAKI. “Harapan kami, inovasi yang muncul dapat dilanjutkan sampai tahap pendaftaran HAKI agar memiliki nilai hukum dan daya saing,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan Sebulu di ajang TTG menunjukkan bahwa posyantek di kecamatannya semakin matang. Kolaborasi antardesa dan antarposyantek, kata Edy, menjadi kunci agar kreativitas masyarakat terus tumbuh dan tidak mudah padam. Ia juga memastikan bahwa setiap inovator yang menjadi wakil Sebulu mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, turut mengapresiasi capaian Sebulu. Ia memastikan bahwa seluruh pemenang TTG akan mendapatkan pendampingan menyeluruh sebelum melaju ke tingkat provinsi. “Saingannya nanti seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Setiap kekurangan harus dibenahi agar peluang menang lebih besar,” ujarnya.

Dengan prestasi ini, Sebulu kembali mengukuhkan diri sebagai kecamatan yang produktif dan visioner dalam pengembangan teknologi tepat guna. Arianto menegaskan, “Harapannya, inovasi yang muncul tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat desa.” (Adv)

Bagikan: