HKG PKK Jadi Ajang Evaluasi Program Kader, Dorong Gerakan Sosial Masyarakat Berkelanjutan

Oleh catatanrakyat.id

pada Minggu, 1 Juni 2025

Catatanrakyat.id, Kutai Kartanegara – Penutupan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Kabupaten Kutai Kartanegara tidak hanya menandai selesainya sebuah rangkaian acara tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menilai kembali efektivitas gerakan PKK sebagai motor penggerak pembangunan sosial masyarakat.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menekankan bahwa HKG bukan sekadar ajang perlombaan dan selebrasi. Menurutnya, HKG adalah forum evaluasi yang memotret perjalanan PKK selama setahun terakhir, termasuk tantangan dan capaian yang diraih para kader di setiap kecamatan.

Ia menegaskan bahwa PKK harus terus memperkuat posisinya sebagai organisasi pemberdayaan keluarga. “Ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi ruang refleksi bagi seluruh kader. Kita ingin melihat sejauh mana program PKK benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dengan tema “Bergerak Bersama PKK, Wujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju,” HKG PKK tahun ini dipandang sebagai momentum penyegaran gerakan PKK. Program-program seperti UP2K, pembinaan gizi keluarga, pola hidup bersih dan sehat, serta pelestarian budaya harus menjadi kegiatan berkelanjutan yang diikuti inovasi sesuai perkembangan zaman.

Selain itu, Edi menekankan bahwa keluarga adalah fondasi pembangunan sosial. Jika keluarga kuat, maka pembangunan daerah pun akan lebih cepat tercapai. Karena itu, PKK diminta tidak berhenti berinovasi dalam mencari model pemberdayaan keluarga yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Acara penutupan HKG kali ini juga ditandai penyerahan piala bergilir kepada TP PKK Kecamatan Muara Badak sebagai juara umum. Namun, bagi Bupati Edi, penghargaan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wujud nyata kerja kolektif yang berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat.

Ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk bersinergi mendukung PKK, mengingat gerakan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Perubahan sosial tidak dapat dicapai sendirian. PKK memerlukan dukungan seluruh pihak agar bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dengan semangat gotong royong yang terus diperkuat, PKK diharapkan mampu memimpin gerakan pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan, relevan, dan responsif terhadap tantangan zaman. (Adv/DPMDKukar)

Bagikan: