DPRD Kaltim Dorong Pengembangan Sekolah Ramah Anak, Capai Pendidikan Berkualitas

Oleh catatanrakyat.id

pada Rabu, 6 November 2024

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moies.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moies.

Catatanrakyat.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya pengembangan sekolah ramah anak guna memastikan pendidikan berkualitas dan inklusif bagi semua siswa, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Kita perlu menambah jumlah sekolah yang ramah anak, karena semua anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Ananda.

Saat ini, Kalimantan Timur memiliki 34 Sekolah Luar Biasa (SLB) di berbagai kabupaten/kota. Namun, jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan ABK. Ananda menyebut sekolah inklusi sebagai solusi agar ABK dapat belajar bersama siswa lain di sekolah reguler, sebagaimana diatur dalam Permendiknas No. 70 Tahun 2009.

Untuk mewujudkan pendidikan inklusif yang efektif, Ananda menekankan perlunya dukungan alokasi anggaran dan pelatihan guru pendamping.

“DPRD akan mendorong peningkatan anggaran dan pelatihan untuk guru pendamping, sehingga mereka dapat lebih siap mendukung ABK di sekolah inklusi,” tuturnya.

Selain itu, ia mengusulkan agar perguruan tinggi, khususnya fakultas pendidikan, memasukkan mata kuliah pendidikan inklusi dalam kurikulum untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di bidang ini.

“Dengan langkah-langkah strategis ini, kita berharap sistem pendidikan ramah anak di Kalimantan Timur semakin berkembang, menghilangkan stigma terhadap ABK, dan menciptakan lingkungan belajar yang setara bagi semua,” tandasnya. (Adv/DPRDKaltim)

Bagikan: