Catatanrakyat.id, Tenggarong- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini menerapkan strategi baru dalam seleksi peserta Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat kabupaten. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesiapan dan kualitas peserta sebelum melaju ke ajang tingkat provinsi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, menjelaskan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, lomba TTG tingkat kabupaten digelar pada awal tahun dan pemenangnya langsung dikirim ke provinsi tak lama setelahnya. Namun, setelah melakukan evaluasi dan membandingkan praktik di daerah lain, pihaknya memutuskan untuk mengubah pendekatan ini.
“Tahun ini, seleksi akan dilakukan pada akhir tahun, sekitar Oktober atau November, dan pemenang akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba TTG provinsi pada tahun berikutnya,” terang Asmi pada Kamis (01/05).
Perubahan ini memberikan waktu persiapan lebih panjang bagi peserta, agar mereka dapat lebih matang dan siap bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional. Persiapan yang dilakukan mencakup pelatihan kemampuan presentasi, penyusunan dokumentasi teknologi, serta pemenuhan seluruh dokumen administratif yang menjadi syarat penting dalam kompetisi TTG.
Asmi juga menegaskan bahwa perubahan strategi ini merupakan bagian dari upaya DPMD Kukar dalam membina inovator desa untuk menghasilkan teknologi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan inovasi yang dihasilkan oleh masyarakat bukan hanya layak untuk lomba, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa,” tambah Asmi.
Dengan pendekatan baru ini, DPMD Kukar berharap dapat menciptakan peserta yang lebih siap dan dapat membawa inovasi dari desa Kukar ke tingkat yang lebih tinggi.





