Catatanrakyat.id, Tenggarong – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian penetapan dan penegasan batas wilayah desa, yang saat ini masih menjadi tantangan besar bagi sebagian desa di Kukar. Sekitar 20% desa di Kukar belum menyelesaikan proses penegasan batas wilayah, sebuah langkah yang krusial dalam pelaksanaan pemerintahan desa dan perencanaan pembangunan.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menjelaskan bahwa penyelesaian batas desa melibatkan pemetaan teknis, proses administratif, serta kesepakatan antara desa yang berbatasan langsung.
“Sekitar 20% desa di Kukar masih belum menyelesaikan penegasan batasnya. Hal ini bukan perkara mudah karena terdapat kendala akses ke beberapa lokasi desa dan kesepakatan yang belum tercapai antara desa yang berbatasan,” ujar Poino saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (05/05).
Poino menegaskan bahwa penegasan batas desa hanya dapat dianggap selesai apabila kedua desa yang berbatasan sepakat dan batas wilayahnya divisualisasikan dengan jelas, membentuk poligon yang utuh.
“Penegasan batas desa harus berdasarkan kesepakatan antara dua desa yang berbatasan. Hanya jika batas tersebut membentuk poligon yang utuh dan disetujui oleh kedua belah pihak, maka dapat dianggap selesai,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian batas desa menjadi prioritas karena hal tersebut berhubungan langsung dengan kepastian hukum wilayah, pembagian sumber daya, penyaluran dana desa, serta perencanaan pembangunan yang lebih terarah.
Poino juga menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya memfasilitasi proses ini dengan memberikan mediasi antar desa dan bantuan teknis dalam pemetaan untuk menghindari tumpang tindih kewenangan dan konflik yang dapat menghambat pembangunan di tingkat desa.
“Langkah ini sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 45 Tahun 2016, yang mengatur pedoman penetapan dan penegasan batas desa agar setiap desa di Indonesia memiliki batas wilayah yang jelas dan disepakati bersama,” tutup Poino.





