DPMD Kukar Dorong Posyantek Jadi Wadah Inovasi Teknologi Tepat Guna di Desa

Oleh catatanrakyat.id

pada Senin, 18 Agustus 2025

Sosialisasi Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek)

Catatanrakyat.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) terus digiatkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara melalui sosialisasi Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) yang kini dilakukan hingga tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini sejalan dengan program nasional yang mendorong tumbuhnya inovasi dari wilayah pedesaan.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat desa memperoleh pendampingan teknis, informasi, hingga bimbingan penggunaan TTG. Upaya ini bertujuan agar ide-ide inovatif yang muncul dari desa dapat diterapkan secara nyata dan tidak hanya berhenti sebagai konsep.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa pemanfaatan TTG di wilayah Kukar masih tergolong rendah. Kondisi ini, menurutnya, perlu segera diatasi melalui penguatan peran Posyantek sebagai pusat layanan teknologi di desa. Ia menegaskan, “Kalau kita lihat, pengembangan teknologi tepat guna di Kukar ini masih kurang berjalan,” ujarnya.

Menurut Arianto, keberadaan Posyantek menjadi kunci untuk mendorong kreativitas masyarakat. Lembaga ini tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan dan menguji berbagai gagasan baru. Ia menambahkan, “Posyantek bisa menjadi jalan keluar agar inovasi dari masyarakat dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara langsung.”

Ia juga menilai Posyantek mampu menjadi tempat bagi warga menyalurkan ide-ide kreatif. Dengan adanya wadah resmi tersebut, setiap gagasan berpeluang besar dikembangkan menjadi karya yang memberikan manfaat konkret bagi desa.

Upaya ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kemandirian desa. Arianto menyebut bahwa teknologi sederhana namun sesuai kebutuhan lokal mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong produktivitas.

Selain itu, DPMD Kukar berharap Posyantek dapat mempertemukan para inovator desa dengan pihak-pihak yang dapat memberikan dukungan, mulai dari pelatihan hingga fasilitas pembiayaan. Dengan demikian, hasil inovasi tidak hanya diterapkan di desa, tetapi dapat berkembang lebih luas.

Dengan penguatan Posyantek, desa-desa di Kutai Kartanegara diharapkan tidak lagi sekadar menjadi pengguna teknologi. Sebaliknya, desa dapat tampil sebagai penghasil inovasi TTG berbasis potensi lokal yang mendukung pembangunan daerah.

Bagikan: