Catatanrakyat.id, Tenggarong – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka potensi ekonomi baru, Pemerintah Desa (Pemdes) Segihan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), merancang pembangunan embung multifungsi yang akan dimulai pada tahun 2025. Proyek ini tidak hanya ditujukan untuk menunjang irigasi pertanian, tetapi juga diarahkan sebagai sarana pengembangan agrowisata desa.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, mengungkapkan bahwa embung tersebut akan menjadi proyek strategis untuk mendorong diversifikasi ekonomi desa. Ia menilai bahwa Desa Segihan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata yang belum tergarap secara maksimal.
“Kami ingin mengembangkan embung ini menjadi destinasi agrowisata. Selain mendukung irigasi pertanian, embung bisa menjadi daya tarik wisata dan sumber pendapatan tambahan bagi warga,” tutur Yudi, sapaan akrabnya, belum lama ini.
Pemanfaatan embung sebagai sarana wisata dipandang sebagai inovasi baru yang mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan masyarakat luas. Keberadaan embung yang difungsikan ganda akan menjamin ketersediaan air untuk pertanian, sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik dengan suasana desa dan aktivitas pertanian.
Pemerintah desa pun melihat proyek ini sebagai bagian dari rencana jangka panjang menuju kemandirian ekonomi lokal. Mengingat sekitar 40 persen penduduk Desa Segihan bekerja sebagai petani, pembangunan embung akan menjadi salah satu solusi penting dalam mengatasi tantangan irigasi yang selama ini dihadapi petani, khususnya saat musim kemarau.
Tak hanya itu, sektor agrowisata juga diyakini dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi warga yang tidak bekerja di bidang pertanian. Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan embung sebagai destinasi wisata, manfaat ekonomi diharapkan dapat dirasakan secara menyeluruh.
Yudi berharap, program pembangunan embung ini bisa berjalan optimal dengan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan kabupaten. Ia optimistis, sinergi antarlevel pemerintahan dapat mendorong kemajuan desa secara lebih cepat.
“Kami yakin, jika pembangunan infrastruktur pertanian ini mendapat dukungan optimal, sektor pertanian di Desa Segihan bisa tumbuh pesat dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKukar)





