Bupati Aulia Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi di Muara Badak, Dari Nelayan hingga UMKM Pengolahan

Oleh catatanrakyat.id

pada Rabu, 9 Juli 2025

Catatanrakyat.id, KUTAI KARTANEGARA – Kunjungan kerja Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin di Kecamatan Muara Badak pada Selasa (8/7/2025) membawa harapan baru bagi masyarakat pesisir. Fokus utama kunjungan ini adalah penguatan sektor perikanan dan maritim sebagai tulang punggung ekonomi wilayah.

Kegiatan dimulai di Desa Sungai Bawang melalui peninjauan uji coba internet gratis. Meski bukan sektor pesisir, akses digital dinilai akan mendukung aktivitas ekonomi dan layanan dasar masyarakat.

Setelah itu, rombongan menuju SDN 004 Muara Badak. Di sekolah tersebut, Bupati memastikan pengelolaan pendidikan tetap transparan. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pungutan liar dan fasilitas yang tidak terpakai akan segera dievaluasi.

Sorotan utama berada di Desa Muara Badak Ilir. Di sini, Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan kapal, mesin kapal, alat tangkap hingga freezer. Bantuan ini diberikan untuk memperkuat rantai produksi perikanan, mulai dari aktivitas melaut hingga proses pengolahan hasil laut skala rumah tangga.

Aulia menilai bahwa ekonomi perikanan tidak hanya berhenti pada aktivitas penangkapan. Dengan tersedianya freezer, ibu-ibu pengolah dapat menjaga kualitas ikan sebelum diolah menjadi produk bernilai tambah seperti amplang, kerupuk ikan, hingga olahan beku.

Kunjungan dilanjutkan dengan panen rumput laut di tambak Pokdakan Salo Sumbala Sejahtera. Aulia menyampaikan bahwa dari belasan ribu hektare tambak di Muara Badak, baru 3.600 hektare yang aktif memproduksi rumput laut. Potensi besar ini akan terus didorong hingga mampu memperkuat perekonomian pesisir.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan syukuran “Aul-Rendi” yang digelar masyarakat. Acara tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan warga pesisir Muara Badak.

Melalui kunjungan ini, pemerintah menargetkan pengembangan ekosistem maritim terintegrasi: nelayan memproduksi, UMKM mengolah, dan pasar lokal hingga regional menyerap hasilnya. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (Adv/DPMDKukar)

Bagikan: