BBGRM Kukar 2025, Wujud Nyata Kebersamaan Membangun Desa

Oleh catatanrakyat.id

pada Minggu, 20 Juli 2025

Dermaga Kota Bangun

Catatanrakyat.id, TENGGARONG – Semangat kebersamaan masyarakat Kutai Kartanegara kembali dihidupkan melalui pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22 yang digelar Minggu (20/07/2025). Pemerintah daerah memilih Kecamatan Kota Bangun sebagai pusat kegiatan, menjadikannya simbol sinergi antarwilayah dalam membangun desa.

Tahun ini, BBGRM mengangkat nilai budaya luhur Betulungan Etam Bisa sebagai tema utama. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, memastikan seluruh persiapan telah rampung sejak Sabtu (19/07).

“Kami sudah menyiapkan lokasi apel dan kegiatan penanaman pohon yang akan digelar secara simbolis di kawasan wisata Tanjung Sarai, Desa Kedang Murung,” ungkap Elvandar.

Ia menilai pelaksanaan BBGRM 2025 memiliki makna penting karena melibatkan kerja sama antara Kecamatan Kota Bangun Induk dan Kota Bangun Darat.

“Ini wujud nyata sinergi masyarakat lintas wilayah yang memiliki sejarah dan ikatan emosional yang kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Elvandar menegaskan bahwa budaya gotong royong sudah lama menjadi identitas sosial masyarakat Kukar.

“Budaya Betulungan Etam Bisa harus terus kita hidupkan sebagai identitas sosial masyarakat,” tegasnya.

Meski pusat kegiatan berada di Kota Bangun, Elvandar memastikan seluruh kecamatan di Kukar akan melaksanakan kegiatan gotong royong secara serentak bersama perangkat daerah terkait. Hal ini menunjukkan komitmen kolektif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi kebersamaan.

Sementara itu, Plt. Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menyampaikan rasa bangganya karena wilayahnya ditunjuk sebagai tuan rumah.

“Ini momen penting untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama masyarakat dalam membangun daerah. Kami siap menyukseskan BBGRM tahun ini,” ujarnya.

Karim berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi pemantik agar semangat gotong royong semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Bangun dan sekitarnya.

Bagikan: