Catatanrakyat.id, Samarinda — Warga Samarinda menyerukan perhatian lebih dari pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan UMKM. Seruan ini muncul dalam diskusi serap aspirasi yang diadakan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga mengungkapkan kekecewaan terkait pelaksanaan Program Bencana Berbasis Masyarakat (Probebaya). Mereka menilai program ini kurang tepat sasaran dan prosedurnya terlalu rumit.
“Program ini harus lebih mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada yang terlewatkan hanya karena syarat yang tidak relevan,” ujar Ketua RT 25 Teratai, Kelurahan Selili.
Warga juga mengkritisi bantuan yang dianggap tidak sesuai kebutuhan. Sebagai solusinya, mereka meminta pemerintah untuk memprioritaskan pelatihan UMKM dan pemberdayaan ekonomi guna menciptakan kemandirian masyarakat.
Merespons hal tersebut, Ananda Moeis menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan revisi mekanisme program dan memastikan kebermanfaatan langsung bagi masyarakat.
“Kami akan terus mendorong agar program bantuan lebih tepat sasaran dan fokus pada pengembangan ekonomi masyarakat,” terang Ananda.
Warga berharap pemerintah dapat lebih serius mendukung sektor UMKM, sehingga mereka tidak hanya bergantung pada bantuan sementara.
“Melainkan mampu meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan,” tutupnya. (Adv/DPRDKaltim)





