Aktivitas Boneka Manusia Dinilai Berisiko, Satpol PP Kutim Perketat Pengawasan Persimpangan

Oleh catatanrakyat.id

pada Senin, 24 November 2025

Catatanrakyat, Kutim – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Timur (Satpol PP Kutim) memperketat pengawasan di sejumlah persimpangan jalan menyusul maraknya aktivitas boneka manusia yang kembali muncul di area lampu lalu lintas Sangatta.

Fenomena tersebut dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan lalu lintas karena dilakukan di tengah ruang jalan aktif dengan arus kendaraan padat.

Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menyatakan bahwa penertiban telah dilakukan secara berulang dan akan terus berlanjut.

“Sudah berkali-kali kami tertibkan. Atribut sudah kami amankan dan sebagian pelaku kami serahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan,” kata Fata.

Ia menambahkan, keberadaan boneka manusia di perempatan jalan berpotensi memicu kecelakaan, terutama saat pelaku menari atau bergerak mendekati kendaraan yang sedang berhenti.

Satpol PP Kutim juga menyoroti peran masyarakat dalam memunculkan kembali aktivitas tersebut. Dukungan berupa pemberian uang dinilai menjadi salah satu pemicu utama.

“Kami minta masyarakat tidak memberi di jalan. Bantuan sebaiknya disalurkan melalui lembaga sosial yang resmi dan tepat sasaran,” tegas Fata.

Selain patroli rutin, Satpol PP Kutim memperkuat pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya menjaga keselamatan dan ketertiban di ruang publik.

Upaya penertiban ini merupakan bagian dari program penataan kota agar ruang jalan digunakan sesuai fungsinya dan tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat menghentikan praktik-praktik yang berpotensi membahayakan serta menjaga citra kota yang tertib dan aman. (ADV)

Bagikan: