Catatanrakyat, Kutim – Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur (Dishub Kutim) meningkatkan pengawasan lalu lintas di wilayah Sangatta seiring meningkatnya volume kendaraan pada sejumlah ruas utama.
Kenaikan arus ini terutama terlihat pada jam sibuk pagi dan sore hari yang bertepatan dengan aktivitas sekolah, perkantoran, dan operasional kendaraan karyawan perusahaan.
Penguatan pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipatif agar perlambatan arus tidak berkembang menjadi kemacetan.
Dishub Kutim menilai kehadiran petugas di lapangan menjadi faktor penting untuk menjaga pergerakan kendaraan tetap lancar dan aman.
Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Kutim, Zulkarnain, mengatakan pengawasan diperketat pada titik-titik strategis yang memiliki intensitas kendaraan tinggi.
“Arus kendaraan memang meningkat, terutama di jam sibuk, sehingga pengawasan kami perkuat agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Pada pagi hari, petugas difokuskan di sekitar kawasan pendidikan dan persimpangan utama. Pengaturan dilakukan untuk mengurai arus antar-jemput pelajar serta kendaraan masyarakat yang menuju tempat kerja.
Sementara pada sore hari, pengawasan dialihkan ke jalur pulang kerja dan rute yang kerap dilalui angkutan karyawan.
Pada waktu tersebut, volume kendaraan meningkat signifikan sehingga membutuhkan pengendalian yang lebih responsif.
Selain faktor volume, Dishub Kutim mencatat perilaku pengguna jalan masih menjadi penyebab utama hambatan lalu lintas.
“Masih ada pengendara yang berhenti sembarangan atau menggunakan bahu jalan, ini yang sering memicu perlambatan arus,” jelas Zulkarnain.
Sebagai langkah lanjutan, Dishub Kutim melakukan pemetaan titik rawan hambatan untuk menyusun pola pengaturan harian. Pendekatan ini diharapkan mampu mencegah persoalan lalu lintas yang berulang.
Dishub Kutim juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas dan mendukung pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan.
Dengan pengawasan yang diperkuat dan partisipasi pengguna jalan, Dishub Kutim optimistis kelancaran lalu lintas di Sangatta dapat terus terjaga secara berkelanjutan. (ADV)





