Satu Basis Data, Sangatta Utara Optimastikan Intervensi Stunting Tepat Sasaran

Oleh catatanrakyat.id

pada Minggu, 30 November 2025

Catatanrakyat, Kutim – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara menegaskan komitmennya menurunkan angka stunting melalui penguatan sistem data terpadu. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan setiap kebijakan berbasis kondisi riil di lapangan.

Sebelumnya, perbedaan data antara desa, puskesmas, dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) kerap menimbulkan ketidaksinkronan program. Hal ini membuat intervensi tidak selalu tepat sasaran.

Camat Sangatta Utara, Hj. Hasdiah, menyebut penyatuan data sebagai langkah strategis.

“Kami ingin semua pihak bekerja dengan satu data agar penanganan stunting lebih efektif,” ujarnya.

Sebagai implementasi, kecamatan memberlakukan sistem pelaporan satu pintu dengan format baku yang wajib diikuti seluruh desa. Kebijakan ini memungkinkan pemetaan balita dan keluarga berisiko dilakukan secara cepat, sekaligus mempermudah koordinasi antarinstansi.

Hasdiah menilai perubahan ini berdampak nyata di lapangan. “Sekarang alur pelaporan jelas dan tidak ada lagi perbedaan angka,” katanya.

Selain meningkatkan akurasi, sistem ini mempercepat tindak lanjut dari puskesmas dan perangkat kecamatan. Respons desa-desa terhadap kebijakan ini pun positif karena memudahkan pelaporan dan pendampingan keluarga berisiko stunting.

Dengan pendekatan satu basis data, Kecamatan Sangatta Utara optimistis upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Hj. Hasdiah menambahkan bahwa komitmen ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan stakeholder terkait. “Kami akan terus memperkuat sinergi antarlembaga untuk mencapai target penurunan stunting,” tegasnya.

Kecamatan Sangatta Utara berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani stunting. Dengan data yang akurat dan koordinasi yang baik, penanganan stunting diharapkan lebih maksimal dan berdampak positif bagi kesehatan generasi mendatang. (ADV)

Bagikan: