Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kedang Murung menempatkan sektor pariwisata sebagai fokus utama pembangunan jangka panjang, dengan Danau Tanjung Serai menjadi pusat perhatian. Kepala Desa Junaidy menyatakan bahwa pengembangan wisata diyakini mampu memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat, terutama jika mampu menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PAD).
Menurut Junaidy, potensi wisata yang ada harus dimanfaatkan secara optimal, namun dukungan pemerintah kabupaten dan provinsi sangat dibutuhkan untuk pengembangan infrastruktur. Sejauh ini, pemerintah desa telah menggandeng pemuda melalui karang taruna untuk mengelola dan merawat kawasan danau. Mereka melaksanakan kegiatan gotong royong setiap Jumat sore guna menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan area danau, perawatan fasilitas, hingga edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Langkah ini menjadi bukti bahwa keberadaan wisata tidak hanya bergantung pada promosi, tetapi juga pada kepedulian warga. Partisipasi pemuda dinilai menjadi faktor penting dalam keberlanjutan potensi wisata desa.
Selain itu, pemerintah desa berharap pengembangan Danau Tanjung Serai dapat menjadi sumber PAD baru yang mendukung pembangunan desa. Dengan adanya pemasukan dari sektor wisata, berbagai program kesejahteraan masyarakat dapat diperluas. Potensi lapangan pekerjaan baru juga terbuka, terutama bagi warga yang ingin terlibat dalam usaha wisata.
Program “Kukar Idaman Terbaik” turut menjadi harapan besar bagi percepatan pembangunan wisata desa. Dukungan fasilitas dan pelatihan bagi pengelola wisata akan meningkatkan profesionalisme pengelolaan Danau Tanjung Serai. Junaidy menegaskan bahwa sinergi antara desa dan pemerintah harus berjalan kuat agar visi wisata berkelanjutan dapat terwujud.
Ia optimistis Danau Tanjung Serai dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang memberikan manfaat ekonomi luas bagi masyarakat. “Dengan sinergi yang baik, wisata ini bisa menjadi sumber pendapatan baru untuk desa,” ujar Junaidy. Pengembangan ini diharapkan menjadi fondasi masa depan ekonomi Kedang Murung. (Adv/DPMDKukar)





