TENGGARONG – Untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa, DPRD Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin (10/11).
Studi tiru ini fokus pada keberhasilan Kukar dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) yang berjalan tertib, transparan, dan diterima publik. Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menyebut pertemuan berlangsung hangat dengan antusiasme tinggi dari delegasi Luwu.
“Mereka mempelajari semua tahapan secara detail, dari pembentukan panitia hingga strategi melibatkan masyarakat. Keterbukaan dan partisipasi warga menjadi kunci agar hasil diterima semua pihak,” jelas Poino.
Delegasi DPRD Luwu menaruh perhatian pada mekanisme pengawasan, koordinasi antarperangkat daerah, dan sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjaga netralitas pemilihan. Poino juga memperkenalkan sistem dokumentasi digital yang digunakan Kukar demi transparansi di setiap tahap Pilkades PAW.
Menurut Poino, keberhasilan ini tidak hanya ditentukan administrasi yang lengkap, tetapi juga oleh tingkat penerimaan masyarakat. “Pendekatan kami dalam meredam tensi politik lokal dianggap relevan untuk diadaptasi di Luwu,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar berbagi wawasan, tetapi juga memperkuat jejaring antarpemerintah daerah serta mendorong praktik demokrasi desa yang profesional di seluruh Indonesia. (Adv/DPMDKukar)





