Bupati Aulia Safari Kerja Enam Kecamatan, Tegaskan Penguatan Program RT-KU Terbaik Rp150 Juta

Oleh catatanrakyat.id

pada Jumat, 17 Oktober 2025

Catatanrakyat.id, TENGGARONG – Upaya memperkuat program pembangunan berbasis masyarakat kembali ditegaskan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dalam safari kerja lima hari ke wilayah hulu Kukar pada 10–14 Oktober 2025. Kunjungan maraton ini menyasar enam kecamatan, yakni Kembang Janggut, Kenohan, Muara Wis, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Kota Bangun Darat, untuk memastikan seluruh kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Safari kerja tersebut tidak digelar sebagai seremonial belaka. Aulia turun langsung dari desa ke desa, berdialog dengan tokoh adat, pelajar, tenaga kesehatan, relawan, hingga warga setempat. Ia ingin memastikan bahwa rangkaian program Kukar Idaman Terbaik berjalan sesuai harapan dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Dalam setiap pertemuan, Aulia selalu menekankan pentingnya memperkuat fondasi fiskal hingga unit pemerintahan terbawah. Menurutnya, Pemkab Kukar tidak hanya fokus mempertahankan program yang sudah berjalan selama empat tahun terakhir, tetapi juga memperluas jangkauannya melalui kebijakan yang lebih tertata, tepat sasaran, dan langsung dirasakan warga.

Salah satu poin utama yang ia dorong adalah peningkatan bantuan keuangan untuk Rukun Tetangga (RT) melalui program RT-KU Terbaik. Jika pada periode sebelumnya RT mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta, kini Pemkab Kukar akan menaikkan nilainya menjadi Rp150 juta per RT. Peningkatan anggaran tersebut disebut sebagai upaya memperkuat kapasitas pemerintahan di tingkat lingkungan.

“Program ini kami rancang untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Aulia saat berdialog dengan warga di Kecamatan Kenohan. Ia menambahkan bahwa RT adalah unit pemerintahan yang paling dekat dengan warga, sehingga penguatan anggaran dinilai dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial.

Aulia menjelaskan bahwa skema baru tersebut didesain untuk menuntaskan persoalan yang selama ini kerap muncul di tingkat RT, seperti bantuan pendidikan bagi anak berisiko putus sekolah, dukungan untuk keluarga miskin, hingga kebutuhan pelayanan dasar kesehatan. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kukar ingin memastikan setiap keluarga rentan mendapat dukungan dan setiap anak memperoleh akses pendidikan tanpa hambatan biaya.

Tahun 2025 menjadi masa konsolidasi menuju pelaksanaan penuh program pada 2026. Pemkab Kukar sedang mengumpulkan dan menyempurnakan basis data di tingkat RT untuk memastikan intervensi pemerintah akurat. Menurut Aulia, penguatan data ini menjadi fondasi penting agar pelaksanaan program sesuai kebutuhan lapangan.

Tidak hanya bantuan sosial, program RT-KU Terbaik juga mencakup perbaikan sarana lingkungan, pengadaan fasilitas umum, program kebersihan, penguatan keamanan lingkungan, serta dukungan terhadap organisasi masyarakat seperti PKK, Karang Taruna, dan kelompok budaya. Selain itu, ruang pemberdayaan ekonomi turut difasilitasi melalui pelatihan kerja dan dukungan peralatan usaha.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut mengatakan safari kerja ini sekaligus menjadi evaluasi perjalanan empat tahun bantuan RT sebelumnya. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kukar ingin percepatan penyaluran anggaran agar RT bisa langsung melaksanakan program pada awal tahun anggaran.

“Kami ingin percepatan. Bantuan keuangan harus bisa langsung berjalan di awal tahun. RT tidak boleh menunggu lama,” jelas Arianto. Ia mengungkapkan bahwa DPMD sedang menyiapkan format pelaporan yang lebih sederhana namun tetap akuntabel agar tidak membebani pengurus RT dalam melaksanakan program.

Arianto memastikan semua aspirasi masyarakat yang ditemui selama safari kerja akan menjadi bahan penyempurnaan regulasi. “Kami akomodasi semua masukan masyarakat. Harapannya, program ini benar-benar dirasakan seluruh warga Kukar,” tutupnya. (Adv/DPMDKukar)

Bagikan: