Seleksi Akhir Pedekar Idaman, DPMD Kukar Pastikan Pendamping Desa Berkualitas

Oleh catatanrakyat.id

pada Senin, 30 Juni 2025

Rapat berlangsung di ruang utama DPMD Kukar dan dibuka oleh Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, Poino, S.IP., M.Si.

Catatanrakyat.id, TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki tahap akhir seleksi tenaga pendamping desa Pedekar Idaman. Melalui rapat verifikasi dan penetapan hasil tes tertulis serta wawancara, DPMD memastikan tenaga pendamping yang lolos benar-benar memiliki kualitas terbaik.

Rapat verifikasi berlangsung di ruang utama DPMD Kukar dan dibuka oleh Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, Poino, S.IP., M.Si. Ia menegaskan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah penting untuk memastikan para pendamping desa mampu menjadi agen perubahan di wilayah binaannya.

“Tes tertulis digunakan untuk mengukur pengetahuan dan kompetensi, sedangkan tes wawancara menilai komunikasi, motivasi, serta pemahaman kandidat terhadap tugasnya,” ujar Poino.

Seleksi Pedekar Idaman yang digelar pada 3–4 Maret 2025 terdiri dari dua tahap utama: tes tertulis dan wawancara. Tim seleksi yang melibatkan sejumlah pejabat dan perwakilan instansi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh peserta dengan prinsip objektivitas agar hasil akhir benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata desa.

DPMD Kukar menegaskan, tenaga pendamping yang terpilih harus memiliki integritas, dedikasi, dan kemampuan adaptasi sosial untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa berkelanjutan.

Program Pedekar Idaman menjadi instrumen penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Pendamping yang dihasilkan diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan jiwa kepemimpinan tinggi.

Dengan tuntasnya proses seleksi ini, DPMD Kukar optimistis para pendamping terpilih akan membawa semangat baru dalam membangun desa yang mandiri, maju, dan sejahtera di tahun 2025.

Bagikan: