Catatanrakyat.id, Tenggarong – Sabtu (31/5/2025) menjadi tonggak penting bagi 361 lulusan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Namun, di balik gemerlap toga dan medali di GOR Stadion Aji Imbut, tersimpan pesan strategis Bupati Kukar, Edi Damansyah, untuk masa depan pembangunan daerah. Lewat sambutan yang dibacakan Asisten II, Ahyani Fadianur Diani, Edi mengingatkan bahwa pencapaian akademik hanyalah gerbang awal menuju peran lebih besar.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak mungkin bergerak sendiri merealisasikan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar. Di era kompetisi global, sinergi antara pemda, dunia usaha, masyarakat sipil, dan institusi pendidikan mutlak dilakukan.
“Jumlah ini adalah kekuatan sosial luar biasa. Bayangkan jika seluruh alumni Wisudawan Unikarta ke‑41 dan generasi sebelumnya mengoptimalkan peran mereka di berbagai bidang—potensinya sangat besar untuk pembangunan Kukar,” tegasnya.
Pembangunan ekonomi, industrialisasi ramah lingkungan, serta penyiapan SDM unggul penopang IKN membutuhkan keahlian lintas disiplin. Para magister dan sarjana diharapkan berani ambil bagian dalam proyek infrastruktur, pengembangan UMKM digital, riset perikanan, hingga tata kelola pemerintahan berbasis data.
Bupati menggarisbawahi perlunya inovasi berkelanjutan agar Kukar tidak hanya menjadi penyangga, melainkan pemain utama dalam ekosistem IKN. Selama ini, Unikarta konsisten menanamkan nilai kebebasan berpikir, kreativitas, dan sikap kritis. Tiga karakter itu, lanjut Edi, harus dihidupkan di tengah masyarakat.
“Hari ini bukan tentang berakhirnya kuliah, tapi tentang dimulainya tanggung jawab nyata para Wisudawan Unikarta ke‑41 kepada keluarga, masyarakat, daerah, hingga bangsa,” begitu kutipannya yang kembali menggema di aula.
Ia pun menantang alumni untuk membuktikan kapasitas melalui karya, bukan sekadar menunjukkan ijazah. Program inkubator bisnis kampus, forum riset terapan, dan jejaring ikatan alumni disebutnya sebagai sarana konkret untuk melahirkan solusi.
“Gelar sarjana bukan sekadar pencapaian akademik, tapi simbol tanggung jawab moral dan sosial,” tandasnya.
Di penghujung pidato, Bupati menyinggung peluang kolaborasi riset bersama perangkat daerah, termasuk integrasi data pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, dan penguatan ekonomi maritim yang menjadi fokus Kukar ke depan.
“Kampus memiliki peran strategis dalam mencetak pemimpin masa depan. Saya mengajak para Wisudawan Unikarta ke‑41 untuk menjadi bagian aktif dalam pembangunan daerah. Tunjukkan bahwa kalian tidak hanya cerdas di kampus, tapi juga peduli dan berdampak di masyarakat,” tutupnya.
Seruan tersebut mematri kesadaran bahwa kebanggaan wisuda harus segera diterjemahkan menjadi kontribusi nyata—mulai dari lingkungan terdekat, desa, kecamatan, hingga panggung nasional. Dengan semangat kolaborasi, lulusan Unikarta diharapkan dapat menjawab tantangan kompleks dan menyalakan harapan baru bagi Kutai Kartanegara dan Ibu Kota Nusantara. (Adv/DiskominfoKukar)





