Catatanrakyat.id, Tenggarong – Bupati Kukar terpilih, dr Aulia Rahman Basri, menegaskan komitmennya untuk menyingkirkan praktik penempatan tim sukses dalam jajaran Badan Usaha Milik Daerah (Perusda). Dalam pernyataannya usai penetapan sebagai bupati terpilih bersama Rendi Solihin, Aulia menyebut bahwa Perusda harus dikelola secara profesional dan bukan menjadi tempat “bancakan” politik.
“Kadang orang bilang Perusda itu tempat bancakan tim sukses. Kami jamin, itu tidak akan terjadi selama kami memimpin,” tegas Aulia.
Pernyataan tersebut menjadi jawaban atas kekhawatiran publik tentang penyalahgunaan jabatan dan nepotisme dalam pengisian posisi strategis di BUMD. Aulia menyampaikan bahwa dirinya bersama Rendi akan menjadikan profesionalisme sebagai syarat utama dalam memilih pimpinan Perusda.
“Perusda ke depan akan dihuni oleh orang-orang yang memang ahli di bidang bisnis yang dijalankan,” katanya lagi.
Ia juga memastikan bahwa upaya pembenahan akan dilakukan menyeluruh dan berbasis evaluasi kinerja, bukan atas dasar kedekatan atau loyalitas politik. Komitmen ini, menurutnya, merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan Perusda sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang benar-benar berfungsi dan mampu menghasilkan keuntungan.
Sebagai pemimpin berlatar belakang dunia usaha, Aulia menyatakan dirinya paham pentingnya efektivitas dan profesionalitas dalam pengelolaan bisnis.
“Basic kami ini sama-sama entrepreneur. Kami tahu bagaimana perusahaan seharusnya bekerja dan berkontribusi,” ungkapnya.
Bila ditemukan kinerja yang buruk di salah satu Perusda, maka pemerintahannya tidak akan segan melakukan perombakan. Ia menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya menyasar manajemen, tetapi juga model bisnis yang dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa reformasi Perusda di Kukar bukan hanya slogan politik. Harapannya, Perusda ke depan benar-benar menjadi instrumen pembangunan ekonomi dan tidak lagi dicurigai sebagai tempat penyaluran kepentingan politik sempit.
Dengan arah kebijakan yang tegas ini, publik kini menanti bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan Aulia-Rendi, Perusda bisa tampil sebagai institusi yang modern, transparan, dan berorientasi hasil. (Adv/DiskominfoKukar)





