Semua Desa di Kukar Berhasil Keluar dari Kategori Desa Tertinggal

Oleh catatanrakyat.id

pada Sabtu, 3 Mei 2025

Kadis DPMD Kukar Arianto

Catatanrakyat.id, Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembangunan desa. Semua desa di wilayah ini kini berhasil keluar dari kategori desa tertinggal dan sangat tertinggal, berkat upaya gigih Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa sejak tahun 2022, tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal di Kukar.

“Dari 237 desa yang ada, sebanyak 87 desa telah berhasil mencapai status mandiri. Sementara 24 desa lainnya masih berstatus berkembang dan sedang dalam proses pembinaan untuk menjadi desa maju, dengan target akhir menjadi desa mandiri,” ujar Arianto, Jumat (02/05).

Arianto menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat desa, serta dukungan lintas sektor yang saling bersinergi.

Proses peningkatan status desa dilakukan melalui pembinaan intensif, sosialisasi Indeks Desa, dan pendampingan langsung di lapangan, yang mencakup pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar.

“Selain itu, DPMD Kukar juga fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong transparansi dalam pengelolaan dana desa,” katanya.

Arianto juga mengungkapkan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal menjadi prioritas ke depan, dengan strategi penguatan UMKM dan peningkatan akses digital untuk memperluas pasar produk unggulan desa. Menurutnya, dengan adanya akses digital, produk unggulan dari desa-desa di Kukar bisa lebih mudah dipasarkan ke berbagai wilayah.

Meski masih ada desa yang berstatus berkembang, Arianto optimis semua desa di Kukar akan segera mencapai status mandiri dalam waktu dekat.

“Kami akan terus berusaha memastikan bahwa setiap desa di Kukar dapat mandiri secara menyeluruh, dengan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik,” pungkas Arianto.

Dengan capaian ini, Kukar semakin menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan desa tak hanya mengandalkan infrastruktur fisik, namun juga kualitas sumber daya manusia dan ekonomi lokal yang terus diperkuat.

Bagikan: