DPMD Kukar Fokus Kembangkan Ekonomi Berbasis Masyarakat Lewat Dana Bantuan Rp50 Juta per RT

Oleh catatanrakyat.id

pada Rabu, 30 April 2025

Kadis DPMD Kukar Arianto (ist)

Catatanrakyat.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), semakin memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah pemanfaatan dana bantuan sebesar Rp50 juta per RT untuk kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut, yang kembali dianggarkan pada tahun 2025 sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Idaman 2021–2026, bertujuan untuk menciptakan kegiatan produktif yang dapat memberikan dampak langsung pada kebutuhan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin agar dana ini tidak hanya digunakan untuk perbaikan fisik lingkungan, tapi juga untuk kegiatan yang bisa memberdayakan warga secara ekonomi. RT harus menjadi tempat lahirnya usaha-usaha baru, terutama dari kalangan muda,” ujar Arianto pada Senin (28/04).

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai pelatihan keterampilan seperti menjahit, las, pengolahan makanan, hingga pertukangan. Pelatihan ini, menurut Arianto, bertujuan untuk tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menciptakan unit-unit usaha yang mandiri dan bertahan dalam jangka panjang.

“Program ini mendorong tumbuhnya kelompok usaha kecil di tingkat RT, yang pada akhirnya mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru. Ini adalah langkah konkret dalam membangun ekonomi dari bawah,” jelasnya.

Selain itu, DPMD Kukar juga menginisiasi kolaborasi lintas sektor agar pelatihan yang dilaksanakan lebih terintegrasi dengan program-program pemberdayaan ekonomi lainnya, baik dari pemerintah maupun sektor swasta.

“Pelatihan yang diberikan harus menghasilkan aksi nyata. Kami ingin melihat RT menjadi pusat lahirnya UMKM baru, dan ini adalah momen penting dalam membangun ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan,” tegas Arianto.

Dengan langkah ini, Arianto berharap setiap RT di Kukar dapat berkembang sebagai sentra ekonomi lokal yang dinamis, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari akar rumput.

Bagikan: